Sejarah MAN Sabdodadi Bantul

Popular
Penilaian User: / 3
TerburukTerbaik 

Pasca terjadinya peristiwa G 30 S/PKI nampaknya memunculkan keprihatinan sejumlah tokoh agama terhadap kehidupan keberagamaan masyarakat, khususnya kaum muslim di desa Sabdodadi Bantul. Hingga kemudian dari hasil beberapa kali pertemuan disepakati perlunya membetengi akidah kaum muslim melalui jalur pendidikan yang berbasis agama (Islam). Keprihatinan para tokoh yang dimediasi oleh Bapak Rusiman, B.A. tersebut dilahirkan dengan berdirinya MMANU yang ternyata dalam perjalanan tiga tahun berikutnya bersambut dengan program pemerintah saat itu, melalui Departemen Agama untuk berperan aktif dalam pembinaan perguruan agama islam dengan melakukan penegerian sejumlah madrasah.

Melalui Surat Keputusan Agama Nomor 180 Tahun 1968 keberadaan MMANU semakin pasti dengan ditetapkan menjadi madrasah negeri dengan nama MAAIN (Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri). Sejak perubahan status menjadi madrasah negeri MAAIN semakin berkembang di mana para siswanya tidak hanya dari wilayah Bantul namun juga dari Gunungkidul terutama dari daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan kabupaten Bantul.

Seiring dengan kebijakan penyelenggaraan pendidikan nasional sesuai dengan SKB Tiga Menteri tentang kesetaraan kedudukan madrasah dengan sekolah umum dan melalui Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 17 Tahun 1978 sejumlah perguruan agama islam negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami perubahan nama. Termasuk MAAIN Sabdodadi Bantul yang dalam keputusan tersebut beralih nama menjadi Madrasah Aliyah Negeri Sabdodadi Bantul hingga saat ini. Keberadaan MAN Sabdodadi Bantul semakin ditantang untuk mampu mempertahankan perjalanan pengabdian yang telah dirintis oleh MAAIN. Sehingga diharapkan akan mampu menjadi duta Kementerian Agama yang harus terus menerus melakukan pembenahan agar lebih mampu memainkan fungsi dan perannya dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Saat ini MAN 2 Bantul semakin menunjukkan keberadaan dengan berbagai prestasi akademik dan non akademik yang diraih. Serta lebih utama adalah pengakuan dari masyarakat yang dibuktikan dengan animo masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MAN 2 Bantul. Sebuah Madrasah yang kemudian oleh kreatifitas peserta didik dan sebagai apresiasi kebanggaan rasa memiliki menyingkat MAN 2 Bantul dengan MANDABA.

Perjalanan dan keberadaan MAN 2 Bantul dalam melaksanakan pengabdiannya telah mengalami pergantian kepemimpinan, yang secara berurutan:

  1. 1968 - 1984  dipimpin oleh Rusiman, BA
  2. 1985 - 1989 dipimpin oleh Drs. Mustaqiem
  3. 1989 - 1990 dipimpin oleh Djendro Wahono, BA
  4. 1990 - 1992 dipimpin oleh Rohani, BA
  5. 1992 - 1996 dipimpin oleh Drs. Marlan
  6. 1996 - 1998 dipimpin oleh Drs. Yuwono Tri Sutrisno
  7. 1998 - 2007 dipimpin oleh Drs. H. Tulus Yasir
  8. 2007 - 2009 dipimpin oleh Drs. H. Budirejo, M.A.
  9. 2009 - 2010 dipimpin oleh Drs. H. Imam Nooryanto, M.Pd.
  10. 2010 - 2015 dipimpin oleh Drs. H. In Amullah, M.A.  
  11. 2015 - 2018 dipimpin oleh Abdul Ghofur, S.Ag., M.Pd.
Saat ini kepemimpinan dijabat oleh Drs. H. Ulul Ajib M.Pd. yang mulai bertugas sejak 2018.
 

4. Letak Geografis

Lokasi MAN 2 Bantul secara geografis terletak Kabupaten Bantul bagian tengah yang berjarak 4 km dari pusat pemerintahan. Sekalipun agak jauh namun dekat dengan jalan strategis yang menjadi akses ke pusat keramaian karena lokasi Madrasah melalui jalan Parangtritis. Lokasi di mana Madrasah berada yakni Desa Sabdodadi dengan lingkungan sosial kemasyarakatan yang tenang serta keberagamaan yang cukup baik sekalipun dari tingkat ekonomi termasuk rata-rata menengah. Di samping juga merupakan kompleks Pemerintahan Desa dan pendidikan dari mulai pendidikan dasar sd pendidikan menengah.

Secara geografis letak MAN 2 Bantul dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Sisi Utara berbatasan dengan persawahan desa Sabdodadi;
  2. Sisi Barat berbatasan dengan jalan SMPA Pertanian dan SD Sabdodadi;
  3. Sisi Selatan berbatasan dengan SMP Patria Bantul dan SMK Kesehatan;
  4. Sisi Timur berbatasan dengan SMKN 1 Bantul;

Dari kondisi lingkungan tersebut di satu sisi sangat mendukung kondusifitas dalam penyelenggaraan pendidikan namun juga menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan eksistensi. Oleh karena itu Madrasah terus berupaya melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan pendidikan. Khususnya dalam pengembangan kurikulum yang harus mampu mengakomodir dan memberi akses terhadap keinginan dan harapan masyarakat.

Peta Lokasi MAN 2 Bantul


View Man Sabdodadi Bantul in a larger map

LAST_UPDATED2

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter