Asmaul Husna Tumbuhkan Karakter Religius Peserta Didik MAN 2 Bantul

utama news 20211015144337Bantul (MAN 2 Bantul)- Menurut sebagian ulama, 99 nama Allah lebih dari sekadar deretan nama-nama agung yang “hanya” bisa menjadi media atau tawasul untuk doa-doa. Dalam asmaul husna terkandung doa itu sendiri, bahkan lebih luas. Seseorang secara tidak langsung sedang berusaha menyerap limpahan kebaikan dan menyingkirkan keburukan-keburukan saat melantunkannya sesuai dengan makna dari tiap lafadz. Dalam Tafsir Al Azhar, Buya Hamka menjelaskan bahwa nama adalah perkataan yang menunjukkan sesuatu Dzat atau menunjukkan Dzat dan sifat. Allah mempunyai nama-nama dan semua nama itu adalah nama yang baik. Serulah Dia dengan nama-namaNya yang semuanya baik itu.

Perkembangan teknologi menyebabkan pergeseran nilai-nilai kehidupan. Dewasa ini, rendahnya karakter religius peserta didik menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan. Tidak sedikit dari remaja yang hanyut dalam kemajuan zaman tanpa memperhatikan nilai-nilai keagamaan.  Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan melalui mata pelajaran di dalam kelas, tetapi sekolah dapat juga menerapkannya melalui pembiasaan. Pembiasaan adalah salah satu alat pendidikan yang penting sebagai permulaan dan sebagai pangkal Pendidikan. Pembiasaan berpengaruh terhadap pembentukan karakter seseorang dan tentunya akan berpengaruh sampai hari tuanya.

Klik Info Penerimaan Siswa Baru

Kebiasaan yang terbentuk di MAN 2 Bantul ialah pembacaan asmaul husna di jam pertama sebelum memulai pembelajaran. Pembacaan tersebut dipimpin oleh koordinator keagamaan yakni Drs. Mubtadiin di ruang guru melalui speaker pusat setiap pukul 07.00 (shift pertama) dan 10.00 (shift kedua) selama pembelajaran tatap muka terbatas. Guru yang mengajar di jam pertama baik di shift pertama maupun kedua turut bertanggungjawab mengawasi dan memimpin jalannya kebiasaan baik ini. “Dengan adanya pembiasaan melantunkan asmaul husna, harapannya siswa senantiasa menyebut dan berdzikir dengan 99 nama Allah yang terbaik. Manfaat melantunkannya, selain mendapat pahala dan ketenangan, meningkatkan keimanan kepada Yang Maha Pencipta, siswa dapat meningkatkan kemampuan bacaan Al-Qur’an lewat teks asmaul husna tersebut”, ucap Drs. Tohari Suyuti, MA, salah satu guru Fiqih MAN 2 Bantul pada Kamis (14/10/2021).(ken)

Info Penulis
Humas MAN 2 BANTUL
Author: Humas MAN 2 BANTULEmail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Artikel yang ditulis

Artikel terkait Lainnya

Artikel Lainnya

TENTANG KAMI

MA Negeri 2 Bantul atau MAN 2 Bantul (dahulu bernama MAN Sabdodadi Bantul) merupakan SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) atau SMA (Sekolah Menengah Umum) berbasiskan ajaran agama Islam. Program unggunan Keterampilan Multimedia, Otomotif, APHP, Kriya Logam, Tata Busana. VISI Terwujudnya Madrasah yang Unggul Terampil Inovatif Agamis RamaBerwawasan Global dan Santun disingkat MUTIARA BANGSA. Sekolah ini berada di Jl. Parangtritis km 10,5 Bantul. Anda bisa menghubungi kami dengan telepon ke (0274) 367158

 

Peta Lokasi

Top